Friday, 12 April 2013

Mengubah KALIMAT LANGSUNG menjadi KALIMAT TIDAK LANGSUNG & Mengubah tesk wawancara menjadi narasi

Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung 
Kalimat langsung adalah kalimat yang menirukan ucapan atau ujaran orang lain. Kalimat hasil kutipan pembicaaraan seseorang persis seperti apa yang dikatakannya. Bagian ujaran/ucapan diberi tanda petik (“….” ) dapat berupa kalimat perintah, berita, atau kalimat tanya. Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang melaporkan ucapan atau ujaran orang lain. Bagian kutipan dalam kalimat tak langsung semuanya berbentuk kalimat berita
Contoh kalimat langsung
1. Robi berkata, “Panas sekali cuaca hari ini”.
2. “Tolong ambilkan obat!” kata Ibu kepada Rani.
3. “Kamu harus isitirahat yang cukup dan jangan dulu keluar rumah selama beberapa hari,”kata dokter kepadaku.
4. Bu Guru bertanya, “Diantara kalian, siapa yang bercita-cita ingin menjadi astronot?” 
5. Desmon berkata,” Ani nanti pulangnya saya antar!”
6. ” Kapan bukuku kamu kembalikan?“ tanya Samid.
7. ” Belikan saya mobil baru!“ pinta Tria.
8. ” Saya akan datang nanti malam,“ kata Hamid.
9. Dani berkata,” Coba kamu bantu saya menyelesaikan tugas ini!”
10. Paman berkata,” Pulanglah kalian secepatnya karena sebentar lagi hujan turun.”
11. Ketua kelas berkata,” Terima kasih atas sambutan kalian kepada kami pada acara kunjungan kami.”
12. Kata Webby,” Saya nanti sore akan ke rumahmu.”
Contoh kalimat tidak langsung
1. Robi mengatakan bahwa cuaca hari ini panas sekali.
2. Ibu mengatakan kepada Rani untuk mengambilkan obat.
3. Dokter berkata kepadaku bahwa aku harus istirahat yang cukup dan tidak keluar rumah selama beberapa hari.
4. Bu Guru menanyakan kepada kami adakah diantara kami yang bercita-cita menjadi astronot. 
5. Desmon mengatakan bahwa dia nanti akan mengantarkan Ani kalau pulang.
6. Hamid menanyakan tentang kapan bukunya saya kembalikan.
7. Tria meminta agar dia dibelikan mobil baru.
8. Hamid berkata bahwa dia akan datang nanti malam.
9. Dani mengatakan supaya saya membatu dia menyelesaikan tugas.
10. Paman mengatakan bahwa kita harus pulang secepatnya karena sebentar lagi hujan turun.
11. Ketua kelas mengatakan terima kasih atas sambutan kami kepada mereka pada acara kunjungan mereka.
12. Webby mengatakan bahwa dia akan datang ke rumahku nanti sore.
Perubahan Kata Ganti Kalimat Langsung ke Tak Langsung 
Dalam perubahan bentuk ini perhatikan perubahan kata gantinya:
Kata Ganti Kalimat Langsung —> Kata Ganti Kalimat Tak Langsung
Saya —> Dia
Kamu —> Saya
Kalian —> Kami
Kami —> Mereka
Kita —> Kami

Mengubah Teks Wawan­cara menjadi Narasi
Teks wawancara merupakan bentuk penyajian informasi berupa tanya jawab antara pewawancara dan narasumber. Untuk menceritakan atau menyampaikan kembali hasil wawancara kepada orang lain, teks wawancara perlu diubah dalam bentuk narasi. Narasi merupakan bentuk karangan pengisahan suatu cerita atau kejadian. Agar Anda dapat menarasikan teks wawancara dengan baik, lakukan langkah-langkah berikut.
  1. Bacalah teks wawancara dengan cermat.
  2. Catatlah pokok-pokok isi wawancara.
  3. Buatlah pengantar ke arah isi wawancara.
  4. Narasikan isi wawancara dengan mengembangkan pokok-pokok isi.
  5. Lengkapilah narasi dengan bagian penutup

Perhatikan contoh menarasikan wawancara berikut ini!
Wartawan        : “Wah hebat! Adik telah berhasil menjadi juara pertama Lomba Mengarang.”
Pelajar             : “Terima kasih.”
Wartawan        : “Berapa lama Adik mempersiapkannya?
Pelajar             : “Yah, kira-kira 1 tahun.”

Teks wawancara tersebut jika diubah menjadi narasi akan menjadi seperti berikut ini !
Seorang pelajar telah berhasil menjadi juara pertama Lomba Mengarang. Persiapan yang dibutuhkan untuk mengikuti lomba tersebut selama 1 tahun.
 
Contoh lain
Penanya            : Bagaimana perkembangan anggur Australia saat ini, Pak?
Narasumber   : Menggembirakan!  Sembilan belas tahun yang lalu anggur Australia telah diuji coba di kebun Banjarsari, Probolinggo,  Jawa Timur.  Rasanya manis, segar dengan  aroma harum. Ukuran buah sekitar 1,83 – 2,53 cm dengan kulit cukup tebal. Panjang tandannya sekitar 17,5 cm. Pada umur 2 tahun mampu memproduksi buah kira-kira 9,99 kg per pohon per musim. Ini lebih tinggi dibanding produksi anggur Probolinggo dan Bali, yang pada umur sama rata- rata hasilnya hanya mencapai tujuh kg. Bibit anggur itu sekarang sudah bisa didapat di mana pun. 8 – 12 bulan setelah penelitian bibit anggur tersebut sudah diupayakan perbanyakannya.
                         
Teks wawancara di atas dapat kita ubah menjadi narasi sebagai berikut.

Perkembangan anggur Australia saat ini sungguh menggembirakan. Sekitar sembilan belas tahun yang lalu anggur Australia telah diuji coba di kebun Banjarsari, Probolinggo, Jawa Timur.  Anggur tersebut rasanya manis dan segar dengan aroma yang harum. Ukuran buahnya sekitar 1,83 – 2,53 cm dengan kulit cukup tebal.  Jika anggur ini berubah, panjang tandannya sekitar 17,5 cm. Pada umur dua tahun, anggur Australia mampu memproduksi buah kira-kira 9,99 kg per pohon per musim. Jumlah ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan produksi anggur Probolinggo dan anggur Bali, yang pada umur sama rata-rata hanya menghasilkan 7 kg saja. Bibit anggur Australia ini sekarang sudah bisa didapat di kebun buah di mana pun. Delapan sampai dua belas bulan setelah penelitian di kebun Banjarsari, Probolinggo, bibit anggur Australia ini sudah diupayakan perbanyakannya.



No comments:

Post a Comment